Tunjukkan kepadaku buku-buku yang dia suka, maka aku akan mengenalnya jauh lebih baik daripada melalui teman-temannya -Dawn Adams

Hai pals!

Judulnya lebay ya, haha. Buku favorit sepanjang masa? Hm, lebih tepatnya sih, buku yang sudah kubaca sejak beberapa tahun lalu namun ntah bagaimana ada sesuatu yang spesial saat mendengarnya. Aku masih mengingat hal-hal yang menarik dari buku tersebut. 

Sederhananya gini, kalo ada yang nanya, “Buku favoritmu apa, Wa?” 

Pikiranku dengan cepat mengingat mereka. Dan kuakui, buku-buku ini juga mempengaruhi hidupku. 

1. Al-Qur’an

Betapa hebat dan agungnya buku yang satu ini. Saat membaca tafsirnya, aku banyak berpikir dan berpikir. Hatiku bergetar. Aku juga merasakan ketenangan setiap membacanya. 

2. Negeri 5 Menara – Ahmad Fuadi

Man Jadda Wajada –Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil.

Kehidupan santri yang dituliskan dengan gaya jurnalisme sastrawi, motivasi dan nilai islam mengakar kuat dalam buku ini. Buku yang membuatku nggak menyesal untuk membelinya. Bagiku, trilogi 5 Menara itu bacaan all in one.

3. Ranah 3 Warna – Ahmad Fuadi

Man Shabara Zhafira –Siapa yang bersabar akan beruntung

.Aku masih ingat saat membaca novel ini aku banyak menangis. Alif mengalami ujian yang hebat dan berhasil melaluinya, bahkan mendapatkan hasil yang manis. Buku ini mampu memompa semangat untuk kembali optimis dalam menjalani hari-hari. 

4. Rantau 1 Muara – Ahmad Fuadi

Man Saara Ala Darbi Washala –Siapa yang berjalan di jalannya akan sampai ke tujuan.

Buku ini buku terakhir dari trologi 5 Menara. Ada kepuasan saat menamatkan trilog ini. 

5. Negeri Para Bedebah – Tere Liye

Buku inilah yang membuatku jatuh cinta pada Tere Liye (sebelumnya aku membaca karyanya yang lain tapi nggak ngerasa klik). Genre aksi yang diusungnya sangat keren. Aku sampe mikir, “Ini orang Indonesia yang buat?” Hehe. 

6. Negeri Di Ujung Tanduk – Tere Liye

Sekuel Negeri Para Bedebah. Kali ini Thom berurusan dengan politik dan birokrasi. Jadi ingat hiruk pikuk pemilu, wkwk.

7. Ketika Cinta Bertasbih 1 – Habiburrahman El-Shirazy

Aku suka prinsip dan pola pikir Azzam. Ntah kenapa novel ini selalu masuk dalam pikiranku jika mengingat karya kang Abik, sang penulis. Aku ingin membacanya lagi.

8. Sang Alkemis – Paulo Coelho

Karya pertama Paulo Coelho yang kubaca dan langsung suka. Memang awalnya agak membosankan namun setelah selesai membacanya, aku masih ingat aku jingkrak kesenangan. Sederhana, naratif dan sarat makna.

9. Orang Jujur Tidak Sekolah – Andri Rizki Putra

Buku yang sama sekali tidak kukenal dengan penulis yang juga tidak kukenal namun saat membaca judul serta blurb di cover belakang, aku langsung bawa ke meja kasir tanpa perhitungan lain dan saat membaca buku ini, aku merasa ditampar keras. Buku ini menjelaskan banyak hal tentang pendidikan, pola pikir, optimistik, serta meluluhlantakkan semua alasan yang orang gunakan untuk “tidak melakukan apapun dan hidup dengan menyalahkan keadaan”. 

Aku sampe ngerasa jatuh cinta sama penulisnya, haha. 

10. Sheila, Luka Hati Seorang Gadis Kecil – Torey Hayden

Buku ini memberiku pandangan baru tentang pendidikan (khususnya Amerika di tahun itu), bagaimana peran guru dalam mendidik murid. Bagaimana cinta bisa mengubah seseorang menjadi lebih baik. 

11. 101 Dosa Penulis Pemula – Isa Alamsyah

Buku ini merangkum 101 kesalahan seseorang dalam menulis. Saat membacanya, aku ngerasa, “Ya ampun, dosaku banyak banget.” Aku berharap buku-buku tentang editing dan penulisan seperti ini diperbanyak supaya aku bisa membelinya, wkwkkwk. 

12. Pramoedya Ananta Toer dari Dekat Sekali – Koesalah Soebagya Toer

Aku baca buku ini terlebih dahulu sebelum baca Bumi Manusia-nya Pram. Dari buku ini, aku memang merasa lebih kenal dan dekat dengan sosok Pram. Pram yang suka bakar sampah. Hobi mengkliping. Idealis. Lucu. 

13. La Tahzan – Dr. Aidh Al-Qarni

Buku yang sejak halaman pertama membuatku menangis tersedu-sedu hingga sesak nafas. Aku merasa hina, malu, sedih namun juga sangat bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Yak, itulah 13 judul buku yang benar-benar berkesan (ada yang lain juga, tapi ini the most-nya, hehe).

P.s: 

Daftar buku favoritku ini bisa saja bertambah seiring berjalannya waktu. 

Postingan ini ditujukan untuk event #BBIHut6 Marathon.

Gimana denganmu? Buku seperti apa yang membuat perasaanmu jungkir balik dan sangat membekas di hati? 

Iklan